

JEMBER, 15 Desember 2025 – Masa bakti mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) dalam program Asistensi Mengajar (Asjar) di SMAN 1 Tanggul resmi berakhir hari ini, Senin (15/12/2025). Acara penarikan mahasiswa yang berasal dari Program Studi Pendidikan Biologi dan Pendidikan Bahasa Inggris ini berlangsung khidmat di Aula Mini SMAN 1 Tanggul.
Kegiatan penarikan ini dihadiri langsung oleh Seluruh Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Tanggul, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNEJ, dan guru pamong yang selama beberapa bulan terakhir membimbing para mahasiswa.
Sinergi Akademik dan Praktik
Dalam sambutannya, Bapak Kosim selaku Wakil Kepala Bidang Humas SMAN 1 Tanggul, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa. Ia menilai kehadiran mahasiswa UNEJ membawa energi positif dan inovasi pembelajaran yang segar bagi para siswa.
"Kami sangat terbantu dengan kehadiran rekan-rekan mahasiswa. Mereka tidak hanya melaksanakan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga mampu menjalin komunikasi yang baik dengan siswa di luar kelas, terlibat dalam kegiatan-kegiatan sekolah, dan mampu memberikan kontribusi nyata untuk mendukung program-pragram sekolah," ujarnya.
Bekal Menjadi Pendidik Profesional
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan FKIP UNEJ, Bapak Bambang Suharjito, secara resmi menerima kembali para mahasiswa tersebut. Beliau mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan “pengalaman nyata" bagi para calon pendidik masa depan.
"Teori yang didapat di kampus tidak akan sempurna tanpa praktik langsung menghadapi dinamika kelas. Pengalaman di SMAN 1 Tanggul ini adalah bekal berharga bagi mahasiswa Pendidikan Biologi dan Bahasa Inggris kami untuk menjadi guru profesional kelak," tutur bapak Bambang Suharjito.
Kesan guru pamong dan Mahasiswa
Suasana haru sempat mewarnai acara ketika perwakilan mahasiswa menyampaikan pesan dan kesannya. Moh. Arjuna dan Harist, mahasiswa dari Prodi Pendidikan Inggris, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bimbingan para guru pamong yang sabar.
"SMAN 1 Tanggul bukan sekadar tempat praktik bagi kami, tapi rumah kedua tempat kami belajar arti kesabaran dan ketulusan dalam mengajar. Terima kasih telah menerima kami dengan tangan terbuka," ungkapnya.
Perwakilan guru pamong dari biologi dan bahasa Inggris juga tak lupa memberikan pesan agar para mahasiswa tidak cepat berpuas diri, selalu belajar dan harus adaptif dengan perkembangan zaman.
Penutupan
Acara penarikan ditutup dengan penyerahan cendera mata dari Universitas Jember kepada SMAN 1 Tanggul sebagai simbol tali asih, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan salam perpisahan antara mahasiswa dengan para guru serta siswa.
Dengan berakhirnya program ini, diharapkan kerja sama antara Universitas Jember dan SMAN 1 Tanggul dapat terus terjalin erat dalam upaya memajukan kualitas pendidikan di Kabupaten Jember.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini